Selamatkan Diri dari Inflasi

Uang semakin tak bernilai dalam kondisi ekonomi yang tendensi inflasinya tinggi. "Uang makin berkurang nilainya jika kenaikan inflasi lebih cepat daripada kenaikan pendapatan," kata ekonom Mandiri Sekuritas Destry Damayanti.
Inflasi adalah kenaikan harga-harga secara umum sehingga mengurangi daya beli. Tahun 2010 inflasi di Indonesia mencapai 6,96 persen. Ini artinya daya beli uang kita berkurang hampir 7 persen dari nilai tahun 2009. Bayangkan penyusutan yang akan terjadi dalam sepuluh atau dua puluh tahun mendatang.
Tingkat inflasi dihitung dari kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Unsur pembentuk inflasi adalah bahan makanan, makanan jadi, minuman, tembakau, perumahan, sandang, kesehatan, olahraga, pendidikan, transportasi dan komunikasi.
Destry menyarankan agar Anda membeli aset yang dapat diandalkan untuk mengimbangi inflasi. Nilai aset ini diharapkan akan naik lebih tinggi dari laju inflasi. Ada dua pilihan yang bisa dipertimbangkan, yakni aset fisik atau aset finansial.
Aset fisik antara lain properti (rumah, tanah, sawah atau apartemen), emas, dan mata uang asing. Dulu, dolar Amerika menjadi mata uang asing yang dapat diandalkan. "Tapi sekarang dolar terus melemah secara global, jadi tunda dulu membeli dolar," kata dia. Mata uang lain yang menguat adalah yuan Cina dan dolar Singapura. Sayangnya dua mata uang ini lebih sulit diperdagangkan.
Adapun aset finansial yang dapat dipilih adalah saham dan obligasi. Tak ingin repot, reksadana bisa menjadi pilihan. Membuka rekening tabungan dan deposito memang baik untuk jangka pendek. Namun pilihan ini tidak optimal jika diterapkan dalam jangka panjang keuntungan dari bunga bank tak lebih dari kenaikan inflasi. Saat ini bunga deposito tertinggi hanya 7 persen.
Tak punya dana untuk membeli aset? Menabunglah dari sekarang dan kurangi belanja yang tak perlu. Ingat pepatah lama; sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Sebelum Tertimpa Masalah, Maia Estianty Sempat Mimpikan Ahmad Dhani

Maia Estianty
JAKARTA-C&R/OMG- Meski sudah bercerai beberapa waktu yang lalu, rupanya firasat maia estianty terhadap mantan suaminya masih sangat kental dengan dirinya. Maia menuturkan jika dirinya pernah memimpikan ahmad dhani sebelum masalah yang menimpa mantan suaminya itu benar-benar terjadi.
"Iya aku pernah mimpiin mas Dhani sebelum masalah ini ada. Aku mimpiinnya kita satu kamar lalu dia keluar tapi tanpa mengenakan busana dan yang melihat ada pegawainya mas Dhani. Aku langsung berpikir lho kok dia nggak malu yah ketemu sama aku terus nggak pakai busana lagi. Nah pas bangun aku baru sadar kalau aku mimpiin dia," cerita Maia di kediamannya Jalan Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarat Selatan, Rabu (2/3/2011) dini hari.
Saat sadar jika dirinya telah bermimpi, sontak dirinya langsung menceritakan hal tersebut dengan manajemannya. Maia dan manajemannya berharap jika tidak ada sesatu yang akan terjadi dengan mantan suaminya tersebut. Soalnya, Maia sangat percaya jika dia memiliki mimpi seseorang tanpa mengenakan busana pasti ada masalah yang akan menimpanya.
"Eh nggak lama aku dengar kabar tersebut. Ya sudah aku langsung ngomong lagi sama manajemenku. Tapi aku sebagai mantan isterinya dan orang yang pernah dekat dengannya hanya bisa berharap masalah ini selesai dan berharap semuanya bisa berjalan seperti sediakala," harapnya.
Maia juga menambahkan jika usai bercerai, hubungannya dengan pentolan RCM tersebut masih baik-baik saja hingga saat ini. "Walaupun sempat ada beberapa masalah ya nggak pernah jadi panjang deh. Aku juga senang dan bahagia sekali karena kemarin anak-anak sempat diijinkan menginap di sini walaupun hanya satu malam," papar Maia seraya tersenyum tipis. (Prih Prawesti Febriani)